Tuesday, September 4, 2018

Kekurangan dan Kelebihan Dari HTML

Tags



Keuntungan
1. Memiliki Komunitas besar

Pemrogram Web mana yang tidak tahu PHP, semua programmer web pasti tidak pernah mencoba PHP. Banyak situs web yang menggunakan PHP sebagai bahasa pemrograman untuk membuat aplikasi web atau situs web. Facebook, Yahoo, Wikipedia, WordPress adalah contoh situs web terkenal yang menggunakan PHP. Forum untuk membahas dan juga bertukar ide dalam pemrograman PHP juga telah muncul di berbagai situs. Sebagian besar kuliah di bidang TI mengajar PHP sebagai bahasa pemrograman awal untuk siswa yang belajar dalam pengembangan situs web (lihat juga: Daftar Jurusan Teknik Informatika)

2. Mudah dipelajari

PHP mudah dipasang dan dikonfigurasi. menjadikannya bahasa pemrograman tingkat pemula yang mudah dipelajari bagi seseorang yang baru saja mulai mempelajari pengembangan web. Tutorial untuk mulai belajar pemrograman PHP dapat diperoleh dengan mudah secara online, di toko buku, atau di lembaga bimbingan kursus pengembangan situs web.

3. Pengembangan Cepat

Membuat Aplikasi menggunakan PHP jauh lebih cepat daripada mengembangkan aplikasi web menggunakan bahasa pemrograman lain. banyak alat, boiler tersedia untuk open source untuk bahasa pemrograman PHP. ini mempercepat proses dari awal hingga akhir proyek pembuatan aplikasi web.

4. Ringkas

Untuk pemrogram web yang telah mencoba ASP atau bahasa Java, mereka tentu tahu keunggulan yang satu ini. Mulai dari proses instal yang tidak perlu pengaturan berlebihan, konfigurasi dengan database yang mudah. hingga proses pengembangan tidak membutuhkan waktu kompilasi. membuat PHP terasa sangat ringkas dan praktis berbeda dari bahasa pemrograman lain yang membutuhkan proses kompilasi untuk dapat melihat situs web yang telah selesai membuat kode. Bahkan, bahasa pemrograman PHP dapat digunakan dalam dokumen HTML, tetapi tidak ringkas. (baca juga: HTML Dasar)

5. Perawatan mudah

Setelah web menggunakan PHP berjalan, programmer dapat dengan mudah memperbarui perangkat lunak PHP dengan mudah jika diperlukan. karena sifat PHP yang merupakan penerjemah. Aplikasi web yang dibuat menggunakan PHP dapat dengan mudah ditingkatkan ke versi PHP tanpa harus mengkompilasi ulang kode sumber. sangat berbeda dari bahasa pemrograman lain yang memerlukan kompilasi ulang jika meng-upgrade versi bahasa pemrograman. PHP juga dapat berjalan di berbagai server web seperti Apache, Nginx, dan IIS. (baca juga: Memahami Server Web Menurut Para Ahli)

6. Open Source

PHP adalah proyek sumber terbuka dengan lisensi yang dikeluarkan oleh grup PHP, lisensi PHP V3.01. Inti dari lisensi ini adalah setiap pengguna program PHP bebas menggunakan PHP secara gratis tanpa harus memberikan royalti kepada grup PHP tetapi masih harus menyertakan lisensi pada PHP yang dimiliki oleh PHP Group. Dengan kata lain, selama pengguna program PHP tidak mengenal produk PHP yang dibuat, perjual belian program yang menggunakan PHP diperbolehkan tanpa harus membayar lisensi apa pun.


7. Perkembangan yang cepat

Karena sifat open source PHP, ada banyak proyek proyek open source besar yang menggunakan PHP seperti Prestashop, WordPress, Drupal, dan lainnya. Ini adalah keuntungan besar bagi orang yang menguasai pemrograman PHP. Dengan perkembangan PHP yang sangat luas, peluang untuk berbisnis atau bekerja di bidang pemrograman PHP sangat luas

Baca juga : Apa itu HTML

Kekurangan

1. Banyak kompetisi

Banyak komunitas tentu membawa persaingan yang ketat. Pengembang web yang mengontrol PHP setiap hari meningkat. Namun kekurangan ini harus menjadi pendorong bagi pebisnis yang menginginkan produk IT untuk menggunakan PHP sebagai bahasa pemrograman yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi bisnis karena pembukaan programmer PHP yang sangat kompetitif dan semakin banyak setiap hari

2. Mudah untuk membajak

Karena sifat PHP yang merupakan penerjemah, kode sumber aplikasi PHP dapat dengan mudah dimodifikasi dan dimodifikasi. ini membuat PHP tidak cocok untuk digunakan dalam mengembangkan aplikasi jika pemilik aplikasi memiliki kode sumber yang ingin dirahasiakan.

Meskipun ada cara untuk mengamankan kode sumber yang menggunakan bahasa pemrograman PHP, itu membutuhkan ekstensi berbayar yang dikeluarkan oleh Zend sebuah perusahaan di bidang pemrograman PHP

3. Kesan kurang bergengsi

Level entry yang ada di level pemula, yang mudah dipelajari oleh programmer pemula membuat bahasa pemrograman PHP menjadi kurang bergengsi jika dibandingkan dengan bahasa pemrograman web lain yang terkesan lebih sulit digunakan. Aplikasi web yang dihasilkan dari penggunaan bahasa pemrograman PHP tampaknya kurang aman dan memiliki kesenjangan. Namun sebenarnya, ini disebabkan faktor yang mungkin belum sepenuhnya mempelajari bagaimana standar dan cara membuat aplikasi yang benar menggunakan PHP. Dalam hal kinerja, pemrograman PHP dan pemrograman lain jika digunakan dengan standar dan aplikasi yang benar, akan menghasilkan aplikasi web yang berkualitas

4. Tidak ada tipe data dalam PHP

PHP tidak memiliki tipe data. ini membuat kadang-kadang ketika menggunakan bahasa pemrograman PHP bug bug yang tidak diinginkan muncul karena tidak adanya tipe data standar di php. contoh adalah data "1000" dan "1e3" bila dibandingkan akan memiliki tipe data yang sama karena data secara implisit berubah menjadi floating point. tetapi kekurangan ini sangat terkait dengan pengalaman pengembang yang menggunakan bahasa pemrograman PHP. pengembang yang ahli, tentu saja, sudah paham betul cara mengatasi masalah ini.

Artikel Terkait

This Is The Newest Post


EmoticonEmoticon